Rektor Untad : Kalau ada lembaga yang tidak mau tunduk, pindah saja diluar kampus

Women faceRektor Untad, Prof Basir sewaktu memberikan sambutan di pembukaan DePSA angkatan II. Foto: Fandy

Palu, faktasulteng.com - Pusat Pengembangan Deradikalisasi dan Penguatan Sosio-Akademik (Pusbang DePSA) Universitas Tadulako kembali mencetak sebanyak 350 orang kader di angkatan ke tiga yang dilaksanakan sabtu 9 september 2017 s/d minggu 10 september 2017 disalah satu hotel ternama di kota palu.

Dalam sambutannya Rektor Untad mengungkapkan bahwa kader alumni DePSA wajib mengisi jabatan strategis dalam kelembagaan mahasiswa. “Kader Alumni DePSA wajib mengisi kelembagaan mahasisswa interen universitas tadulako mulai dari tingkat Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF), Himpunan Mahasiswa Jurusan/Prodi (HMJ/P), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Badan/Dewan Perwakilan Mahasiswa (B/DPM) tingkatan fakultas hingga tingkatan universitas”, ungkap Prof Basir, Sabtu (9/10/17)

Prof Basir juga menambahkan jika ada lembaga di tataran fakultas maupun tingkatan universitas yang tidak mau tunduk dengan asumsi bahwa lembaga tersebut mempunyai Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) yang menjadi acuan selama ini maka rektor menghimbau lembaga tersebut pindah saja di luar kampus .“Kalau ada organisasi yang tidak mau tunduk dan mau berdiri sendiri, kan boleh dirikan orgaisasi diluar tidak mesti ada di untad, karena organisasi di untad harus tunduk dengan aturan”, tegasnya.

Diketahui jumlah alumni kader DePSA saat ini mulai angkatan pertama sampai ke tiga mencapai 700an orang sedangkan jika dibandingkan dengan jumlah kesuluruhan mahasiswa aktif sebanyak 39.000 lebih yang terdaftar. “Kepengurusan lembaga di tahun 2018 tidak harus semua anggota lembaga itu kader DePSA tapi yang harus mengisi posisi strategis wajib kader DePSA”, Jelas Prof Basir. (Fiq)