Pengangguran Sulteng capai 14 Persen, Komisi IV DPR RI Heran

banner 160x600
Women face© Faktasulteng.com

Palu, Faktasulteng.com – Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah lakukan ramah tamah bersama rombongan Komisi IV DPR RI dalam rangka Kunjungan Kerja (Kunker) dalam reses masa persidangan III tahun 2017/2018. Dalam ramah tamah yang berlangsung di RM Kampoeng Nelayan tersebut pemda Provinsi Sulawesi Tengah menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan kondisi yang ada di Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Inilah Perolehan Suara Djarot - Sihar pada Quick Count Pilgub Sumut 2018
Baca Juga: LKPI-Starpol: Capai 24.627 Suara, TAHAJUD Unggul di Pilkada Morowali

Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura misalnya, menyampaikan bahwa, pihaknya butuh dukungan dari anggota DPR RI terkait produksi Padi dan Jagung. “Produksi jagung sulteng telah menyentuh angka 300 ribu ton, secara kuantitas oke, namun kita butuh kualitas, sehingga kami berharap adanya bantuan berupa mesin Pengering Jagung Dryer,” ujarnya.

Sementara itu dari Pihak rombongan Komisi IV yang diwakili Indira Chunda, dalam ramah tamah tersebut mengungkapkan keheranannya akan jumlah pengangguaran yang ada di Sulawesi Tengah.

“Sulteng ini tingkat pertumbuhan ekonomi dua digit, namun disayangkan angka penganggurannya 14 persen, mengapa belum bergeser angka  pengangguran ini,” ucap anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PAN itu.

Kadis ESDM Bunga Elim Somba menjawab pertanyaan itu, sebab menurutnya hal itu berkaitan dengan dinas yang dipimpinnya.

“Memang ironi, kalau kita melihat angka pertumbuhan ekonomi yang mencapai dua digit, sejatinya pertumbuhan ekonomi yang dimaksud masih didominasi oleh Pertambangan. Kami menyadari sector pertambangan akan habis, sehingga kami pak Gubernur mensiasati hal ini dengan membangkitkan sector agribisnis dan pariwisata,” tutur Elim.

Ia menambahkan, perihal banyaknya pengangguran, disebabkan oleh perkebunan Kelapa, Cengkeh dan Kakao yang ada di Sulteng adalah kebun rakyat, sehingga katanya, tidak dapat menciptakan lapangan kerja. “Beda dengan Perkebunan Sawit yang ditalangi oleh perusahaan, pasti dapat menyerap tenaga Kerja,” ujarnya.

Diketahui Rombonagn Kunker Komisi IV DPR RI di Palu dipimpin langsung Wakil Ketua Komisi IV Drs. H. Roem Kono. Dimana dalam jadwalnya kunker ini berlangsung dari 19 Februari  hingga 23 Februari 2018. (Ap)