Pelaku Pembegalan di jalur dua Terancam 12 Tahun Penjara

banner 160x600

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: berita/index.php

Line Number: 88

Backtrace:

File: /home/u4402709/public_html/faktasulteng_com/application/views/gadis/berita/index.php
Line: 88
Function: _error_handler

File: /home/u4402709/public_html/faktasulteng_com/application/controllers/Content.php
Line: 214
Function: view

File: /home/u4402709/public_html/faktasulteng_com/index.php
Line: 294
Function: require_once


Women face

Palu, faktasulteng.com - Kasus Pembegalan yang terjadi pada Senin (4/9/17) malam di Jalan Moh Yamin Jalur Dua, Kota Palu akhirnya resmi dirilis Kepolisian Resor Palu di Halaman Satreskrim Polres palu pada Selasa (5/9/17) pagi.

Dalam Rilisnya Kapolres Palu AKBP Christ R. Pusung menceritakan kronologis serta memperlihatkan barang bukti yang berhasil diamankan. "Korban Pr. FY (17) seorang pelajar lagi jalan membawa kendaraan roda dua sambil menelfon, pelaku mengikuti dari belakang kemudian langsung merampas handphone korban", Ungkap Christ R. Pusung didepan para wartawan, Selasa (5/9/17).

Dari informasi yang berhasil di himpun Tim Faktasulteng.com, faktanya setalah berhasil merampas handphone korban, pelaku langsung berbalik arah ke jalur 2 Moh Yamin. Korbanpun sontak meneriaki pelaku sehingga di dengar oleh masyarakat yang ada di sekitar cafe Kemang, kemudian masyarakat meghentikan pelaku dengan bambu dan batu, kemudian berhasil menangkap pelaku.

1504590322-Fakta Sulteng-WhatsApp Image 2017-09-05 at 12 26 40

Sementara untuk Identisas pelaku Kapolres Palu Mengungkapkan, Lk. IK (17) seorang pelajar dan Lk. RZ(18) yang beralamat di kelurahan Pantoloan Kota Palu.

"Adapun barang bukti yang di amankan adalah 1 buah handphone merek Samsung J1 ACE warna putih dan 1 unit Honda Beat yang tersisa rangkanya di karenakan di bakar oleh warga yang menangkap pelaku" Ungkap Christ. 


Akibat perbuatannya pelaku di ancam dengan Pasal 356 KUHP Ayat satu dan dua dengan hukuman 12 tahun penjaran.

AKBP Chirst Pusung juga berpesan kepada masayarakat kota palu agar masyarakat tidak menggunakan handphone pada saat mengendara terkhusus kendaraan roda dua.  karena dapat mengancam keselamatan dalam berlalulintas dan dapat memancing pelaku kejahatan.

"Kalaupun harus menggunakan karena penting disarankan berhenti di tempat yang ramai dan aman jangan berhenti di tempat yang sunyi", tutup Kapolres Palu Christ R. Pusung. (ww)