JAUH DARI JANGKAUAN, DESA BALE MEMPRIHATINKAN

No comment 256 views
banner 160x600

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: berita/index.php

Line Number: 88

Backtrace:

File: /home/u4402709/public_html/faktasulteng_com/application/views/gadis/berita/index.php
Line: 88
Function: _error_handler

File: /home/u4402709/public_html/faktasulteng_com/application/controllers/Content.php
Line: 214
Function: view

File: /home/u4402709/public_html/faktasulteng_com/index.php
Line: 294
Function: require_once


Women face

Donggala, Faktasulteng.com - Sebagaimana program pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan khususnya pemerintah kabupaten donggala yang selalu mendengung dengungkan pembangunan merata di segala bidang, namun tidak di desa bale kecamatan tanatovea, kabupaten donggala.

Jauh dari hingar bingar kehidupan kota, dengan akses jalan yang minim infrastruktur belum mampu di sebut negeri yang penuh dengan peradaban.  Hal ini diungkapkan salah satu warganya. "Kami warga meminta lampu penerangan jalan dan perbaikan jalan yang betul betul sudah rusak parah, apalagi di dusun 4 ini jalannya rusak total kalau mungkin ada orang hamil lewat disini pasti sudah keguguran karena jalannya banyak berlubang" jelas salah seorang warga yang namanya tidak mau di publikasikan kepada tim faktasulteng.com, Rabu (13/9/201).

Lanjut dia mengungkapkan untuk dana desa  tahun 2017 tidak bisa lagi digunakan untuk perbaikan infrastruktur. " katanya ADD itu sudah di kembalikan ke pemerintah donggala, apakah itu betul di kembalikan atau ada permainan" ungkapnya.

Namun, warga meyakini bahwa harapan mereka pada bupati donggala akan di kabulkan tanpa syarat dan ketentuan. Karena mereka mempercayai bahwa bupati Kasman lassa benar benar ingin membangun kampung, dan tidak berharap kekuasaan dan kekayaan semata dalam menjabat.

1505290639-Fakta Sulteng-WhatsApp Image 2017-09-13 at 14 47 27

Selain itu warga berharap jangan ada dusta diantara mereka, yakni politisi yang suka mengumbar janji selama ini malah sangat jarang berfikir membangun daerah dan menyerap aspirasi masyarakat. Oleh sebab itulah, apatisme terhadap wakil rakyat makin meninggi seiring banyaknya janji-janji yang tak kunjung terealisasi.

Desa bale jauh dari jangkauan pusat kota, jika hendak berpergian ke desa in harus melewati Desa Kayumalue naik 10-11 kilo meter, lewati desa guntarano dan jembatan yang terbuat dari kayu baru bisa sampai di desa ini. (ARR)